"Ternyata Tuhan tidak ingin menyelesaikan cerita kita secara cepat, Tuhan ternyata menakdirkan kita untuk bersama bukan untuk berpisah....." - Uknown - ***** MATA Azel terlihat menatap sebuah foto album masa SMA nya, senyumnya mengembang. Masa itu tidak akan pernah Azel lupakan, bagaimana terlukanya dia dulu dan bagaimana hancurnya hidupnya saat masa kelam itu terjadi. Azel bahkan hampir membunuh dirinya sendiri. Tapi Azel segera tersadar bahwa itu terjadi saat masa lalu, dan bahkan Azel tak pernah berpikir bahwa dia akan sebahagia ini di masa sekarang, yang Azel pikirkan bahwa hidupnya akan terasa kelabu setelah dia kehilangan harapannya saat itu. Namun takdir berkata lain, Tuhan masih menyayanginya. Dan Azel bahagia akan hal itu. "Liat apa, hm?" sebuah pelukan hangat dari belak

