BAB XVIX

1311 Words

"Bedanya itu cuma satu, aku mencintai kamu dengan tulus sedangkan kamu sedang bahagia bersama dia. Simple bukan?" - Uknown - ****     SUASANA hening menyelimuti Azel dan Malvin. Ya, orang itu adalah Malvin. Seseorang yang pernah mengambil setengah dari hatinya lalu menyakitinya secara bersama. Laki-laki itu tidak terlalu banyak berubah dari sebelumnya, dia hanya semakin tinggi, iris mata berwarna abu itu siap mematikan siapa saja lewat tatapan tajamnya, dan rambut berwarna hijau mint. Tidak banyak yang berubah dari sebelumnya hanya tinggi badan dan warna rambut. "Kau tidak merindukan ku? Aku sangat merindukanmu." Malvin melonggarkan pelukannya dan memilih menatap mata yang di rindukannya. Tapi keinginan Malvin tak terwujud, hanya genangan air mata disana yang terlihat. Tak ada sorot

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD