Benang Kusut

1131 Words

-Wilda Point of View- Pagi hari ini sudah bersiap untuk kembali beradu dengan jalanan kota Surabaya. Tempat tinggalku yang lumayan jauh dari tempatku bekerja mengharuskan untuk berangkat lebih pagi. Masih jelas bayangan ingatan semalam ketika Mas Satya berada di depan kamar tempatku menginap. Flashback ON "Mas? Kok kamu?" kataku terjeda setelah Mas Satya menarikku dalam pelukannya. Jujur aku merindukannya, namun segera mendorong d**a bidangnya saat teringat kejadian beberapa hari yang lalu di Yogya. "ngapain kamu kesini Mas?" tanyaku dengan kasar. "buat jemput kamu sayang" katanya dengan manis seperti tidak terjadi apa apa. Sesaat kulihat penampilannya. Jujur, ia terlihat sangat berantakan. Jauh dari sosok Mas Satya yang selam ini kukenal. "lebih baik kamu pulang Mas" pintaku pada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD