Aku tidak pernah mencintai seseorang sebegitu dalamnya. Hingga akhirnya penantian selama ini hanya berujung abu-abu. "Rei" panggil Aiza ketika ia tak sengaja melihat Reina di koridor kampus. "Aiza?" ucap Reina dengan tersenyum, ia yakin bahwa Aiza akan melepaskan Reyhan setelah kejadian kemarin. "Assalamu'alaikum" ucap Aiza setelah sejajar langkahnya dengan Reina. "Wa'alaikumussalam" Reina masi saja tersenyum dengan Aiza membuat Aiza pun tersenyum menatap gadis itu. "Rei, pulang kampus jam berapa? " "Setengah dua siang" Aiza mengangguk tanda mengerti. "Za, gimana soal kemarin?" Aiza terdiam sambil menatap Reina. Kedua gadis itu hanya saling menatap lalu kembali mengalihkan pandangannya. Aiza tersenyum pada Reina dan jelas di sambut baik oleh gadis itu. "Itu yang mau aku bahas,

