33. Makan Bersama

2004 Words

Candralekha Aku memutuskan tidak membawa mobil pagi tadi. Jadi memesan taksi yang akan mengantarku ke tempat Syfo tadi mengundangku makan siang. Sebenarnya kepalaku sedang sakit karena kurang tidur tapi aku merasa tidak enak kalau tidak memenuhi undangan Syfo. Terlebih tadi secara nggak langsung dia sudah menyelamatkanku dari ajakan Galih. Dan di sinilah aku berada saat ini. Sebuah restoran mewah di pusat kota Jakarta. Anehnya aku hanya disambut oleh Syfo ketika datang. Padahal tadi dia bilang kalau ada Arkan dan yang lainnya. “Kok, sepi, Fo? Yang lain ke mana?” tanyaku setelah mengambil posisi duduk di samping Syfo. “Masih pada di jalan. Tumben lo tiba-tiba telepon gue? Gue nggak ngajak lo dari awal soalnya lo bilang mau istirahat habis operasi dari semalam.” “Iya, nggak apa-apa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD