58. His Kiss

1529 Words

Candralekha “Gi, udah nggak ada pasien lagi, kan?” Sigi mengangguk ke arahku, lalu pamit keluar ke ruang perawat untuk meletakkan laporan praktek hari ini. Aku melirik jam yang sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Aku mengirimkan chat pada Bayu untuk mengabari aku akan selesai beberapa menit lagi. Setelah membaca balasan Bayu, aku kembali fokus pada laporan pasien yang datang periksa di hari Senin ini. Setelah memastikan semua laporan tertulis dengan benar di buku besarku aku membereskan meja dan benda-benda di sekitarnya. Meski Senin sangat sibuk karena hari Sabtu aku mengosongi jadwal praktek, aku bersyukur selama di Semarang tidak ada emergency call seperti yang sering terjadi. Aku keluar ruangan dan ternyata Dokter Beki juga baru saja selesai praktek malam ini. “Tumben malem,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD