Candralekha Dua minggu sudah berlalu sejak Bayu kembali ke Jepang. Harapan yang dikatakan Bayu soal dia akan mengusahakan pulang satu minggu lagi setelah kembali ke Jepang, pupus sudah. Aku baru saja duduk di salah satu sudut meja di Melody’s Cafe ketika ponselku berbunyi. Sudut bibirku refleks membentuk bulan sabit melihat nama yang terpampang di layar. “Hai,” sapaku pelan sembari menyembunyikan senyum. “Lagi di mana?” Wajah Bayu muncul di layar ponselku. “Tebak lagi di mana?” tanyaku, setelah menukar posisi kamera menjadi kamera belakang lalu mengarahkan ponsel ke sekeliling tempatku berada saat ini. “Di mana itu?” “Beneran nggak tahu? Aku lagi lunch sama Syfo di Melodys’s Cafe. Kafe ini dulunya punya Melody, itu adiknya Syfo, istrinya Arkan pengacara kamu. Tapi sekarang udah

