Ekstra Part 3

1168 Words

Rissa berusaha memejamkan matanya lagi, tapi sangat sulit. Hari sudah semakin gelap dan ia masih saja dibayang-bayangi oleh ketakutan masa lalunya. Padahal hal itu sudah lewat belasan tahun lalu. Namun rasa sakitnya masih terasa hingga kini. Rasanya begitu jijik dengan dirinya sendiri dan begitu sulit untuk melupakannya.  Masih hangat di ingatannya bagaimana dulu Alvin masuk ke dalam kamarnya dan beralasan mengajaknya main rumah-rumahan. Masak dengan mainan masak-masakannya, pura-pura makan bersama hingga tidur bersama. Awalnya pria itu hanya memegang pipinya lalu turun ke dadanya yang masih rata. Jelas, Rissa sama sekali tidak mengerti yang sedang kakaknya itu lakukan. Pria itu hanya bilang, ini rasa kasih sayang suami dan istri. Kan mereka lagi main rumah-rumahan. Alasan klasik yang mam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD