Sementara di ruangan lain .... Atan menyusul teman-temannya yang berada di kamar rawat Bara. Katanya cowok itu sudah dipindahkan ke kamar rawat setelah dokter menyatakan kondisinya semakin membaik dan bisa dikunjungi. Ia membiarkan Ibunya Dirga dan Naya mengobrol lebih lama di sana. Begitu di dalam kamar rawat Bara, sudah ada Aldo, Bagas dan Aryo di dalam sana. Bahkan Bara mengobrol dengan mereka seperti tidak pernah terjadi apa-apa pada dirinya. " please ijinin gue ceritanya nanti aja pas udah di rumah ya. Sumpah gak enak curhat di rumah sakit gini," ucap Bara ketika melihat kedatangan Atan yang ia yakini akan menagih penjelasan darinya. Karena semua orang di ruangan ini tadi juga seperti itu. Plak! Satu-satunya tubuh yang gak terluka sedikit pun adalah kepala Bara. " Lo pikir lo la

