*** “Kak Naka enggak ada telepon atau chat lagi. Padahal, udah hampir satu jam hp aku aktif. Sibuk kerja apa sibuk ngurusin Medina ya? Mendadak cemburu kayanya aku sama dia.” Masih duduk di kursi kerja, Elodia berucap sambil memandangi layar ponselnya yang dia genggam. Rehat dari kesibukannya, dia berharap Bayanaka kembali men-spam panggilan ataupun pesan seperti tadi siang. Namun, kenyataan tak sesuai harapan, karena dari pria itu, dia tak mendapatkan satu panggilan pun. Padahal, Elodia ingin rasa kesalnya dibujuk oleh sang calon suami seperti biasa. “Awalnya biasa aja pas tahu Kak Naka banyak bantuin Medina, tapi kenapa sekarang mendadak kurang sreg ya?” tanya Elodia lagi. “Takut banget dia jadi duri dalam hubungan aku sama Kak Naka.” Terus bermonolog, itulah Elodia selama beberapa

