*** Usai terlelap begitu saja di kamar tamu apartemen, Bayanaka terbangun dengan kepala yang sedikit pusing. Mengedarkan pandangan, dia beringsut secara perlahan lalu duduk sambil mengumpulkan kesadaran. "Bisa-bisanya aku ketiduran," gumamnya pelan. Beberapa waktu lalu, niatnya ke kamar tamu memang hanya pergi ke kamar mandi. Namun, melihat kasur kosong, entah kenapa Bayanaka tertarik untuk berbaring, hingga tidak perlu waktu lama, dia terlelap begitu saja. "Ah, Medina mana ya? Dia pasti ngecek aku tadi buat pastiin." Tidak terus di kasur, Bayanaka beranjak. Keluar dari kamar tamu, dia mengedarkan pandangan setelah di sofa ruang tengah, sosok Medina tidak terlihat. "Medina?" "Ya, Mas?" sahut Medina dari dapur. "Aku lagi masak buat makan siang." Bayanaka melangkah menuju dapur. Di s

