*** Setelah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada Medina, Bayanaka melanjutkan niatnya untuk mengurus administrasi kamar. Tidak ingkar terhadap janji, dia benar-benar menyewakan kamar rawat president suit untuk perempuan itu. Hanya butuh beberapa menit, administrasi selesai sehingga Bayanaka pun kembali ke IGD agar Medina yang masih di brankar, bisa segera dipindahkan ke kamar rawat. "Jadi berapa?" tanya Fajar, ketika Medina tengah disiapkan untuk pindah. "Apanya?" "Kamar rawat untuk Medina, jadi berapa?" tanya Fajar. "Saya yakin Bapak pasti udah bayar lunas semua biayanya." "Belum," jawab Bayanaka. "Saya baru bayar kamar rawatnya karena untuk perawatan, rincian pembayarannya baru keluar nanti." "Kamar rawatnya berapa?" "Enggak usah," ucap Bayanaka. "Saya ikhlas bantu Medina.

