28. Kabar Baik

1470 Words

Di halaman rumah Nirmala yang terlihat asri karena taman bunganya yang ditata sangat rapi, ada dua orang yang emosinya tidak serapi halaman ini. Tapi mungkin yang paling kacau adalah emosi saad saat mendapati putrinya diantarkan pulang oleh Ivan. Nama seorang yang dulu sangat dekat dengannya tapi karena suatu kejadian membuat hubungan persaudaraan di antara keduanya menjadi renggang. “Apa kabar, Bang,” sapa Ivan dengan senyum tipis. Dia berjalan menghampiri Saad yang tetap berdiri di tempatnya dengan tatapan penuh emosi. Ivan menghela napasnya, mengerti jika ini resiko yang telah dia sanggupi ketika mengantarkan Nirmala pulang. Tapi lebih dari itu, Ivan memang hendak menyelesaikan semuanya agar kembali seperti semua. Persahabatannya dengan Saad tidak boleh semakin hancur hanya karena p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD