"Tolooonngggg ...." Arga menegang, pupil matanya membulat. Teriakan itu ... benarkah wanita itu dalam bahaya sekarang? Sedangkan Rinda yang tahu akan terjadi hal seperti ini langsung berlari menuju gerbang yang dikunci. Untuk sekian detik lamanya Arga mematung di tempatnya. Sampai suara teriakan Rinda membuat laki-laki itu tersentak, "Kak! Kenapa bengong? Bantu aku gimana caranya buka pintu gerbang ini!" ucap Rinda setengah berteriak. Arga langsung berlari menghampiri, lalu melihat gembok yang besar dan kokoh. Jika memaksa membuka gembok ini hanya akan membuang waktu saja, sedangkan mereka harus cepat. "Kita panjat aja." ucap Satria memutuskan. Akhirnya Rinda mengikuti laki-laki itu yang sudah memanjat lebih dulu. Kakinya gemetar karena telah melakukan sesuatu yang tidak pernah ia la

