Bab 17. Ikatan Hati

1185 Words

Chelsa menatap langit-langit di atasnya. Putih. Terang. Bau antiseptik. Ada yang mengusap tangannya. Lembut dan terasa hangat. Chelsa menolehkan kepala dan mengaduh. Gerakannya terlalu cepat, sehingga gelombang pening membuat pandangannya menjadi buram. “Chelsa,” sapa Mira pelan. “Kamu sudah sadar?” Chelsa menoleh lagi, kali ini dengan lebih perlahan. “Aku di mana, Mir?” “Rumah sakit, Chel. Kamu jatuh ke trotoar dan terserempet mobil yang lewat. Aku menemukanmu di jalan dekat terminal dan langsung membawamu ke sini.” Chelsa mencengkeram tangan Mira. “Bagaimana Axello? Alendra?” “Alendra menyuruh aku menyusulmu, setelah dia melihat Jasid di antara para pelayat. Dia khawatir kamu akan menjadi target Jasid selanjutnya. Kamu sudah sampai di sepan terminal dan sepertinya akan menyeberang j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD