“Aku tidak mau menanyakan apa-apa lagi soal kejadian-kejadian itu, Xel. Please, jangan membuat persahabatanku dengan Chelsa rusak,” ujar Mira setengah memohon. “Sepertinya Chelsa sudah bisa mengatasi perasaannya kepadamu. Dia sudah mulai bekerja lagi di sebuah toko buku dan bersiap untuk mulai kuliah lagi. Lebih baik jangan mengganggunya.” “Mira, aku tidak pernah bermaksud mengganggu Chelsa dengan mempermainkan dirinya. Aku tulus.” “Tapi kehadiranmu membahayakan untuknya, Xel. Apa kamu lupa, berkali-kali Chelsa mengalami kejadian tidak menyenangkan akibat ulah tunanganmu? Sampai sekarang dia masih sering bermimpi buruk tentangmu gara-gara itu.” Axello mengerutkan kening. Ia menatap Mira dan menggeleng pelan. “Jadi, Chelsa tidak bercerita kepadamu, kalau semua kejadian yang dialaminya bu

