Kemudian detik berikutnya Selly mengeluarkan suaranya, “Apa?” “Keluarga Shakira yang tampaknya hanya ada dalam dongeng. Kadang Selly merasa iri dan ingin dilahirkan di rumah ini, tapi..” “Dengan begitu, kau bisa sering bertemu dengan Shakira. Kau mau tinggal di rumah bibi?” tanya Nyonya Naira sambil memegang kedua tangan Selly. “Lalu bagaimana dengan ibuku? Apa ibu akan sendirian?” tanya Selly dengan polosnya. “Deg..!!” Nyonya Naira sejenak terdiam. “Kalau aku tidak ada, bukankah ibu akan merasa lebih bebas?” pikir Selly sambil membayangkan perkataan ibunya waktu itu. “Andai saja, kau tidak ada. Aku tidak akan hidup seperti ini. Harusnya kau tidak lahir?” ucap Ibu Selly waktu itu. “Sebenarnya ibu tidak membutuhkan diriku,” pikir Zevanya kembali. Kemudian Selly pun menjawab keinginan

