Part 21. Merasa Dipermainkan

1184 Words

“Di hari itu ayahku menghancurkan semua hasil karyaku. Aku pergi ke tempat itu dan aku menganggap bahwa hari itu adalah hari terakhir dalam hidupku. Lalu aku bertemu denganmu disana. Setelah bertemu denganmu, aku kembali melakukannya apa yang ku inginkan. Hingga sampai pada posisi saat ini, walau baru bisa bilang sekarang. Tapi aku sangat berterima kasih padamu,” ucap Martin sambil tersenyum bahagia. “Yang aku lakukan hanyalah membeli hasil karyamu yang bagus, dan kau juga membantuku saat aku mengalami masalah disana. Kau benar-benar menjadi seniman yang keren ya.” “Karena itu, tolong beritahu pada banyak orang. Bahwa kau mengenal seniman yang keren ini.” “Baik.” Mereka pun melanjutkan obrolan masing-masing. * * * Sore harinya, Frans tengah berada di dalam mobil dan sedang menghubu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD