“Selly.., kau tidak apa-apa? Jarimu terluka dan berdarah,” ucap Mika yang baru saja mau ke ruangan Nyonya Naira. “Jariku tak sengaja tergores kertas.” “Tergores kertas itu lebih sakit, jadi pegang erat-erat. Akan aku bawakan plester untukmu,” ucap Mika memberi tisu pada Selly. “Iya, terima kasih.” * * * Di tempat lain. Nyonya Naira baru sampai di rumah sakit, dan berjalan ke ruang perawatan. Disana sudah ada suaminya Tuan Nick dan dokter di ruangan itu. “Shakira..” panggil Nyonya Naira berjalan mendekat ke arah ranjang. “Sha, coba buka matamu,” pinta Nyonya Naira dengan perasaan khawatir. Kemudian Nyonya Naira menggenggam tangan Shakira, sambil berbicara dengan dokter yang menangani Shakira. “Apa Shakira benar-benar sudah sadar?” “Perawat mengatakan dia melihat matanya terbuka

