Bara sesekali melirik Gladis yang tampak menikmati semilir angin. Rambut hitamnya berterbangan kesana kemari. Ia terkekeh kecil saat senyum Galdis mengembangkan. Cewek itu tak memeluk nya, tapi sanggup membuat debaran dihatinya dan terasa sesak. "Mau makan dulu gak?." "Apa?." Gladis sedikit berteriak karna suara motor Bara yang nyaring. "Kamu mau makan gak?." "Makan? Mau mau." Bara kembali terkekeh, "Makan dimana?." "Ikut aja aku mah. Yang penting kenyang." "Siap." Bara melajukan motornya menuju tempat yang belum pernah ia bawa untuk kesana. Dan ini pertama kalinya untuk dirinya dan untuk Gladis. Haskara melajukan motor merahnya dengan perlahan. Saat ini ia tak ingin pulang. Ia ingin berkunjung ke suatu tempat yang selalu ia datangi setiap minggunya. Walaupun ini bukan hari mingg

