13. DIA YANG MENYIAPKAN BEKAL MAKAN SIANG SUAMIKU 13. Aku menatap laki-laki itu tak percaya? Semudah itu dia bersimpuh hanya agar aku kembali. Tidak! Aku tak percaya. Pasti dia melakukannya karena Mama, bukan karena cinta. Maaf aku juga ingin bahagia, walau aku tahu tak ada salahnya hidup berpoligami. Tapi, nyatanya banyak pelaku poligami tanpa ilmu yang mumpuni. Dan berakhir dengan saling melukai. Apalagi jika semua dimulai dengan kebohongan, seperti yang Mas Gunawan lakukan. "Maaf, Mas. Berdirilah, jangan mempermalukan diri karena sesuatu yang tak akan bisa kamu ubah hanya dengan sebuah sikap seperti ini." Mas Gunawan menatapku, aku pun balas menatap matanya. Jika dia hanya berpura-pura, maka sebentar lagi dia akan membuang pandangan ke arah lain. Benar saja, lelaki itu menoleh ke ara

