Bab 3

1713 Words

Namanya juga kampus elite. Hari Senin aja aura mahasiswa udah kayak cast drama Korea. Semua tampil kece, outfit nyambung dari ujung rambut sampai ankle socks. Belum lagi gaya duduknya, gaya selfie-nya, dan gaya ngomongnya yang kayak disiapin buat konten t****k. Dan gue… masuk kelas dengan kepala berat kayak bawa galon isinya konflik cinta. “Pagi, Pak Radittt!” “Pak, rambutnya beda ya sekarang?” “Pak, ada yang bilang Bapak mirip Reza Rahadian!” APAAN COBA?! Reza Rahadian dari mana?! Gue cuman senyum sekedarnya. Sambil mikir keras: “Gue harus profesional. Gue harus fokus. Gue harus kuat.” Tapi sialnya, dua cewek sumber masalah itu — Tia dan Karin — tetap duduk di barisan depan. Tetap kayak biasa. Tapi gue tahu, ini bukan ‘biasa’ yang sebenarnya. Tia: Senyum ke gue tiap 5 menit. Gak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD