*** Tidak ada pilihan lain untuk aku sebelum mereka menjadikan aku pilihan mereka. Seperti ini untuk beberapa saat tidak masalah, aku hanya ingin bertahan di samping kamu *** PYARRRR...... Suara piring jatuh bertemu dengan marmer dari arah dapur membuat para penghuni ruang keluarga itu tersentak kaget. Mereka langsung kompak menoleh ke sumber suara. "KARLITA!" seruan penuh amarah berikutnya terdengar membuat orang-orang yang ada di ruang tamu itu pada akhirnya menghembuskan napas berat dan kembali fokus pada pembicaraan mereka seolah memang tidak pernah ada rasa simpati sedikitpun dari mereka untuk seorang yang baru saja di teriaki namanya itu. Namun sangat berbeda dengan seorang pria yang baru masuk ke dalam rumah megah keluarga Adipura itu. Pria itu terlihat melangkah terburu-buru

