“Pasti para mahkluk sesat itu yang memberikan wawangian itu kepada Xenia.” Kata Cedrick dengan penuh amarah ke Medeia. Ia sudah mendengar berita yang di alami oleh Xenia. Medeia pun bertanya bagaimana bisa Drizella dan anak-anaknya melakukan hal seperti itu. “Karena jika warisan itu tidak jatuh ke tanganku maka seluruh harta warisan akan jatuh ke tangan Xenia. Xenia mendapat dukungan yang kuat dari ayahku dan pihak suaminya. Tentu saja syarat awalnya Xenia harus memiliki anak laki-laki. Tapi karena tak kunjung punya anak kakek meringankannya. Jika Xenia bisa punya anak.” “Kenapa nggak ngadopsi Raphael?” “Drizella dan paman-pamanku tidak akan membiarkannya. Dia juga ingin kedua putranya mendapat warisan.” “Apa kau tidak ingin mengadopsi Raphael?” Tanya Medeia. Cedrick menggeleng.

