Cedrick memperhatikan keadaan Medeia beberapa hari ini. Medeia tak pernah keluar rumah. Bahkan sikap Medeia seperti orang yang tidak tau jika ia sedang hamil. Perempaun itu hanya termenung sedih. Seperti sedang memikirkan sesuatu yang sangat berat. Jika dugaannya memang benar, Medeia memang tidak tahu kalau dia sedang mengandung. Apa ia harus mengatakannya kepada Medeia?? Atau ia harus diam saja?? Ia tidak tau. “Cedrick...” Sapa Medeia. “Ya?” “Aku mau ke ketemu Raphael.” Pamitnya. “Ketemu Raphael?? Memangnya kamu udah baik-baik saja?” Medeia menganguk antusias. “Aku nggak pernah sebaik ini Cedrick. Izinin pergi ya..” Cedrick bangun. “Kita pergi bersama. Kamu memangnya mau ngapain sama Raphael?” “Piknik.” Jawabnya. “Aku ikut.” Medeia menganguk. Cedrick la

