Pengakuan diambang subuh

1398 Words

Malam semakin larut, namun kehangatan di dalam ruang kerja Direktur itu seolah menjadi satu-satunya pelarian bagi Ziva. Dalam dekapan Damar, Ziva merasakan perlindungan yang tidak pernah ia dapatkan sebelumnya. Aroma maskulin Damar yang menenangkan perlahan membius rasa takutnya. Kelelahan mental yang luar biasa akhirnya memaksa mata Ziva terpejam, ia tertidur pulas di pelukan suaminya. Damar memperhatikan wajah lelap istrinya. Jemarinya membelai lembut rambut hitam panjang Ziva, sesekali jempolnya mengusap bekas lebam di pipi Ziva dengan tatapan penuh kepedihan. Ia mengecup kening Ziva lama, seolah menyalurkan seluruh kekuatannya ke sana. Karena kelelahan yang sama, Damar pun ikut terlelap dengan posisi memeluk Ziva protektif. Namun, ketenangan itu hanya bertahan dua jam. Bzzzzt! Bzzz

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD