Dengan tidak bersemangat aku pun merapihkan kamar tamu, ya mantan suami ku dan istrinya sungguh akan menginap. dan aku harus melayani mereka dengan penuh kehangatan, jika Sera saja sih masih bisa ku terima, ini kalau Rey sungguh aku malas, melihat nya saja sudah terasa muak. "Sera ke kamar yuk, sudab ku rapihkan" ajak ku kepadanya, Sera pun kemudian mengikuti ku ke kamar, wajahnya beda dengan tadi pagi yang terlihat tertekan. "Disni ada beberapa baju kok, baju besar masih baru - baru ada piayama juga, mandi dulu ya, nanti aku buatkan s**u hamil sehabis mandi enak deh minum s**u" "wah makasih banyak ya cia, maaf ya aku merepotkan mu, maaf juga dulu selalu menyakiti mu" " sudah lah jangan bahas yang dahulu, kalau tak ada masa lalu belum tentu Sera yang hadir di sini bisa berbincang d

