Sera dan Rey akhirnya bisa kembali ke rumahnya, sera pun kondisinya sudah sangat membaik, sera di tangani oleh suster rumah sakit langsung. dan di rumah pun sudah ada bi ijah saudara bi nyai yang mengurusi keperluan rumah. "Sayang Cia tolong kabari" "nanti ya kita istirahat dahulu, beresin rumah kalai kita kabarin sekarang nanti dia langsung buru buru ke sini, aku juga belum bilang papi kita sudah di rumah" Sera pun hanya mengangguk, wajah sera masih terlihat pucat nafas nya masih seperti sesak, rey pun memasang oksigen di kamar takut jika sesak sera kumat. suster pun dengan sangat telaten mendampingi sera, sera pun masih duduk di kursi roda karena jika berjalan terlalu banyak langkah sesak nya pun menghampiri sera. "kita makan siang sama - sama yuk sayang, di taman biar bi ija

