"Jadi, beneran, nih, Mama sama Papa nggak jadi pulang besok?" Sekali lagi Diva bertanya untuk memastikan. Sudah malam,.sebentar lagi akan tiba jam makan malam. Dia sudah kembali ke rumahnya sejak satu jam yang lalu setelah menghabiskan waktu hampir seharian di apartemen Kevin. Sungguh, ini menjadi hari yang sangat mendebarkan baginya. Beberapa kali dia harus menahan rasa sakit yang menusuk di kepala saat ada kepingan ingatan yang memasuki otaknya. Mereka pulang sore hari, berpencar, dan membiarkan Kevin bersama Nora. "Terpaksa, Sayang. Urusan Papa lanjut di luar negeri gimana, dong? Masa Mama pulang sendiri? Takut Mama." Diva memutar bola mata bosan mendengar alasan Mama yang tidak masuk akal menurutnya. Kenapa Mama harus takut di kereta atau di pesawat sendirian? Jika dia berani dari A

