Tadinya Romza pikir ini hanya mimpi. Tapi tidak lagi, setelah secara tiba - tiba, ia tidak lagi merasakan sakit. Ia bisa berdiri tegak. Tidak ada luka apa pun pada tubuhnya. Jantungnya pun tak terasa sakit sama sekali. Padahal yang terakhir Romza ingat, di tengah masa ia dinyatakan koma. Meskipun fisiknya diam dan tampak tertidur. Tapi ia bisa mendengar apa pun yang dokter katakan. Ia juga bisa merasakan segala sakit yang menerpa tubuhnya. Hingga kalau bisa memilih, lebih baik ia mati saja. Kata dokter waktu itu .... "Bapak dan ibu ... sebenarnya luka di tubuh Romza akibat kecelakaan saat itu, bukan lah luka yang tidak bisa disembuhkan. Semuanya bisa disembuhkan, dan seluruh anggota tubuh yang terluka, akan bisa berfungsi kembali seperti semula, meski tetap membutuhkan waktu. Tapi ...

