Pikiran Jungkir Balik

1637 Words

Arras terus berjalan ke sana hingga tak sadar bahwa langkahnya semakin cepat. Tanda bahwa ia begitu buru - buru ingin cepat sampai ke tujuan. Tanpa sadar pula senyum mengembang menghiasi wajahnya. Langkah pemuda itu akhirnya sampai di sana. Dan ia langsung bisa melihat seseorang yang membuat hatinya berbunga - bunga, sedang berdiri membelakanginya, kedua tangan berpegangan pada pagar balkon, menatap hiruk pikuk suasana kota di sore hari. Jam pulang orang - orang dari penatnya aktifitas, entah itu bekerja atau pun menuntut ilmu. "Rena!" Arras langsung memanggil namanya. Rena pun langsung menoleh. Wanita itu pun tersenyum begitu cantik pada Arras. Senyum yang tulus, jujur dari hati. Tercipta bukan karena dibuat - buat. Melainkan karena memang bahagia melihat seseorang yang ia nanti sudah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD