Setelah prosesi pemakaman selesai, seperti biasa terdapat pengajian sampai 7 hari pasca kematian. Tak ada yang tahu, bahwa selama itu juga, Jaya Sukardi setiap hari begitu rajin masuk ke dalam ruang sembahyang. Memperbaiki segala alat medis yang menyokong kehidupan putranya itu. Ya, memang sejak awal Romza tidak meninggal. Hanya saja, karena bantuan para maklum disembah oleh Jaya Sukardi, mereka melakukan rekayasa kematian. Mereka menghentikan detak jantung Romza. Membuat laki - laki itu seakan - akan tidak bernapas lagi. Bahkan sampai arwahnya pun telah keluar dari raganya. Ya memang sudah seperti itu seharusnya. Saat mereka telah meminta persembahan baru, maka saat itu lah tumbal baru itu harus segera diserahkan. Jaya Sukardi berpikir, segalanya akan mudah karena Romza bukan lah anak

