“Siap, Boss!” Lukman merasa sangat bahagia dan beruntung menjadi seorang bodyguard. Bos Ali tersenyum pada Lukman dan tidak lama berselang seorang pelayan memasuki ruangan Bos Ali. Pelayan itu memberikan jamuan pada Lukman dan Bang Jafar. “Sari... bilang sama Zizi, siapkan seragam untuk bodyguard baru saya!” “Baik, Tuan muda.” Pelayan itu hanya menunduk dan menjalankan perintah tuannya. “Silakan, Bang! Diminum dulu! Jangan sungkan! Nanti asisten saya akan memberikan semua perlengkapan Bang Lukman... tapi saya permisi dulu karena ada janji dengan klien... besok, Bang Lukman sudah menjadi salah satu pengawal saya!” “Siap, Bos!” Lukman tersenyum bahagia. Mereka menyantap kudapan yang disajikan oleh salah satu pelayan Bos Ali. “Be... aye jadi ingat adik-adik di rumah... aye makan kue

