Valen kembali mengerang dalam kenikmatan klimaks yang luar biasa. Keduanya sempat terdiam, hingga akhirnya, Valen bangkit dari tempat tidur dengan maksud untuk menuju kamar mandi. Saat dia melirik ke arah Evan, Evan terlihat tertidur. Tidak ingin mengganggu Evan, dia pun putuskan untuk menuju kamar mandi. Saat dia kembali, Evan pun masih tertidur. Valen pun berbaring di samping Evan. Untuk kemudian, dia mulai tertidur. Entah berapa lama Valen tertidur. Dia terbangun saat merasakan ada seseorang dengan nafas memburu, berada tepat di atas tubuhnya. "Halo, sayang," kata Evan begitu melihat sang ibu guru membuka matanya. "Kamu gak manuk lagi?" tanya Valen. "Aku akan selalu mabuk," tandas Evan. "Kenapa begitu? Ingat kesehatanmu. Ingat anak-anakmu. Jangan lagi--" "Aku akan selalu

