"Aduh ... ini enak, Evan. Aduh." Valen terus mendesah ketika tusukan-tusukan Evan semakin gencar menghantam tubuhnya. "Aduh ... lebih cepat lagi, Evan. Lebih cepat sampe mentok. Auhhhh ..." Evan mengikuti kemauan Valen itu. Dia menggencarkan tusukannya. "Aduh. Punya kamu enak banget, Valen. Oh ..." Valen menandingi goyangan Evan dengan goyangan ngebor. Dia memutar-mutar benda jumbo yang masuk keluar di liang kewanitaannya itu. Valen mencengkeram kepala burung itu di kedalaman sana, pinggulnya terus memutar, memijat-mijat batang keras milik Evan yang masih keluar masuk di liang kenikmatannya. "Owh ... ini enak banget, Evan." "Iya. Ahhhh ... ini enak." "Aku ingin selalu seperti ini, Evan." "Iya, Valen. Aku juga. Ahhh ..." "Kamu bisa nikmati aku kapan saja, Evan. Ahhhhh ..." "Iya. A

