EPISODE 64

2026 Words

Abizard, Emir, dan Dokter Jocelyn masih terpaku di tempat mereka masing-masing. Apa yang Hulya sampaikan sungguh sangat mengejutkan bagi mereka, sehingga mereka butuh waktu untuk mempercayainya. "Apakah itu benar?" tanya Abizard, masih berusaha meyakinkan dirinya. "Apakah Haidar yang menyatakan langsung khitbahnya terhadap Najla di hadapan Ibu?" tanya Emir. "Iya. Itu benar. Hiadar sendiri yang menyatakan khitbahnya terhadap Najla di hadapan Ibu," Hulya menjawab pertanyaan Abizard dan Emir sekaligus. "Alhamdulillah!!!" ucap Emir dan Abizard dengan kompak. Dokter Jocelyn segera mendekat pada Najla dan memeluknya untuk memberikan selamat. Najla membalas pelukan Dokter Jocelyn dengan kedua mata berkaca-kaca meski bibirnya sedang tersenyum. "Jangan menangis, Sayang. Insya Allah Almar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD