Zoey sudah tidak ada ketika Charlie terbangun. Dia tidak mendapati Zoey di mana pun padahal waktu baru menunjukkan pukul 06.00 pagi. Zoey tidak ada di kamar mandi, Charlie pun tidak mendapati Zoey tidur di sofa. “Mana dia?!” Dia bertanya pada pelayannya yang sedang sibuk membuat sarapan di dapur. “Nona Zoey sudah pergi, Tuan.” “Apa? Kapan dia pergi dan kenapa kau tidak mencegahnya?!” “Nona pergi saat pukul 05.00 pagi. Aku mengira Tuan tahu.” “Sial!” Wanita itu benar-benar luar biasa. Begitu mudahnya dia memancing emosinya dan lihatlah, dia justru melarikan diri saat dia sedang tertidur. Apakah dia harus merantai kedua kakinya supaya dia tidak pergi seenaknya? “Tuan, apa yang terjadi??” “Tidak ada!” Charlie melangkah pergi, kembali ke dalam kamar. Dia sudah bersikap baik bahkan dia t

