Bab 47. Terserah Kau Saja

1088 Words

Waktu sudah menunjukkan pukul 08.00 malam, Zoey masih tenggelam dalam pekerjaannya karena Aston memerintahkan dirinya membuat sebuah proposal. Itu adalah tantangan yang tidak boleh dia lewatkan dan dia akan melakukannya dengan baik. Dia tidak boleh melewatkan kesempatan untuk belajar dan dia tidak akan mengecewakan kepercayaan yang diberikan oleh Aston padannya. Daripada tidak melakukan apa pun di rumah lebih baik dia menghabiskan waktunya di kantor. Dia pun tidak akan pulang ke rumah Charlie seperti yang dia katakan. Dia tidak peduli sekalipun Charlie akan marah. Dia rasa pria itu tidak akan menunggu dirinya tapi nyatanya, Charlie sedang menunggu kepulangannya karena mereka berdua harus bicara. Charlie berjalan mondar-mandir di depan jendela. Tak hentinya dia memandang keluar untu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD