Keputusan Hati

1070 Words

Dengan langkah ragu Habib menuju kediaman Atikah untuk menemui Raudah kembali. Meski pria itu ragu kalau Raudah akan setuju ikut pulang ke pesantren Darul Falah. Atikah membuka pintu tepat ketika Habib berdiri di depannya. Wanita itu dapat melihat raut wajah Habib yang tidak biasa dari dalam rumah. Wanita itu mengernyit, memandang adiknya dengan intens. Ada rasa cemas jelas tergambar dari wajahnya. "Apakah pria itu datang lagi?" Atikah tahu, Habib hampir tidak pernah bertandang ke kediamannya jika tidak ada hal yang sangat penting. Semenjak ada Raudah di sini, Habib begitu menjaga diri. Hingga berkunjung ke kediaman kakaknya pun menjadi pertimbangan, karena ada wanita lain di sana. Pria itu mengangguk. "Apa dia meminta bertemu Raudah lagi?" "Tidak, tapi lebih dari itu. Dia bilang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD