Ze Shaosen menatap Tan Lishen tajam. Namun Tan Lishen tersenyum santai, laki-laki itu kemudian mengusap rambutnya ke belakang sambil menarik nafas santai. "Hei, aku beritahu. Kau tak perlu ikut campur dalam masalah ini. Aku hanya meminjam gadis itu, hanya semalam saja tidak lebih," ucap Tan Lishen yang semakin menambah kejengkelan Ze Shaosen. "Sudah kuperingatkan, jangan mencoba mendekati A Qin lagi!" seru Ze Shaosen dengan lantang. "Tenang, kawan. Aku jamin dia tidak akn dalam bahaya. Temanku akan memperlakukan dia dengan baik. Mereka hanya b******a, itu saja." "Tutup mulutmu!" Tan Lishen menatap Ze Shaosen lekat. Beberapa detik kemudian, tiba-tiba Tan Lishen tertawa remeh, "Hahaha. Hei, ini urusan manusia. Nobsoul sepertimu tidak perlu terlibat. Kau tahu, A Qin mungkin saja menikma

