"Apa saya juga, Bu?" tanya Faisal tidak percaya sambil menunjuk ke arah dirinya sendiri. Bu Inaya sang guru killer seketika langsung menatap nyalang pada cowok ganteng itu sehabis beliau melayangkan tatapan penuh mengintimidasi pada ketiga anak didiknya. "Enggak, bukanlah, saya, kan, nyuruh monyet betina peliharaan kesayangan Wakil Kepala Sekolah. Ya iyalah, saya juga harus hukum kamu juga! Memangnya siapa lagi?" Duh, sempat-sempatnya guru wanita bernama Inaya itu melawak. Semuanya gagal total! Ingin rasanya Auva meraung-raung sebagai bentuk manifestasi kekesalan. Ukh, andaikata waktu yang tadi bisa mereka ulang kembali. Dia pasti tidak akan membuang-buang separuh waktu yang tersisa untuk membujuk Revan kalau nyatanya cowok kalem itu hanya membisu seperti biasanya. "Bu, tapi saya benar-

