28. Afternoon Debate

1630 Words

Kenapa gue ngerasa kangen sama mereka?" "Hah? Apaan?" Aciel langsung sewot karena Revan nampak mengabaikan cowok itu yang bengoh mencari-cari perhatian sejak kurang lebih empat tahun. Rasanya melelahkan karena tidak ada hasil yang diperolehnya. "Argh, b*****h. Gue nggak lagi nanya sama lo asal lo mau tau sekarang juga, cok!" teriaknya. Ciel langsung dibuat kicep selepas Revan jadi lepas kendali membentak dan juga menghardiknya tanpa disaring terlebih dahulu. Tidak ingin lebih makan hati, cowok berhati sensitif tersebut perlahan menundukkan kepala sehingga anak-anak rambutnya berjatuhan semua menutupi sebagian wajah. "Sorry, gue bakalan pergi kok." Revan mengatupkan mulut, merasa sedikit bersalah karena spontan membentak orang yang sebenarnya tak memiliki salah apa-apa. Dirinya seda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD