Bab 42. Orang Ketiga

1108 Words

"kamu pagi-pagi ke sini?" Intan duduk di kursi seberang Hamka, sementara pria itu senyum-senyum saat memandang kedatangannya. "Katanya kamu nggak enak badan?" "Siapa yang bilang?" Intan menatap barang bawaan Hamka, yang terlihat menumpuk di atas meja makan. Ia jadi penasaran, apa yang dibawakan pria itu sepagi ini. "Billy yang ngomong. Aku 'kan jd nggak enak." "Kenapa nggak enak? Padahal aku cuma flu biasa. Ntar kamu malah ketularan loh, soalnya aku nggak masuk kerja, karena nggak pengen anak-anak kantor ikutan sakit," jelas Intan, seraya mengaduk sereal yang disodorkan bibi padanya. Hamka pun dibuatkan satu. "Karena semalam kamu sama aku. Paginya kamu sakit. Apa itu nggak bikin aku jadi kepikiran," ungkap Hamka dan entah kenapa Intan malah menanggapinya dengan tawa kecil. "Itu n

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD