Setelah berpikir beberapa saat, Sena memutuskan. Sena, "Ok. Aku ke situ. Kamu benar, aku harus menghadapi kenyataan. Sekarang atau nanti, sama saja.. Bahkan, sekarang akan jadi waktu terbaik dibanding nanti." Ajeng, "Kenapa seperti itu?" Sena, "Langit Senja mendapatkan tawaran dari AB Agency. Kontrak selama beberapa tahun. Aku galau karena berpikir, apa mungkin aku bersama sama Daka bertahun tahun sementara dia dekat dengan perempuan lain." Ajeng, "Keren! Kenapa kamu baru bilang?" Sena, "Mmm.. Om Maha sedang mengecek kontraknya. Kita mau pastikan dulu kalau tidak ada masalah apapun." Ajeng, "Jangan gara gara Daka dan perempuan itu kamu menyianyiakan kesempatan ini!" Sena, "Tapi, itu sakit Jeng. Aku.. Tidak pernah begini.." Ajeng terdiam, "Ya sudah. Kamu ke sini. Apa kamu bisa m

