ANTARA SENYUM DAN TANGIS

1407 Words

"Kamu tidak masuk kelas? Mau begini begini saja? Ini sudah tingkat akhir!" Asya mulai ceramah melihat si Daka berbaring di atas bangku kayu yang biasanya. "Kamu mau lulus apa adanya? Atau malah tidak lulus?" "Asya, bunga bunga terlihat bermekaran di mataku.. Indah.." Daka menggumam sambil memamerkan senyum yang tidak biasanya. "Ini bicara apa sih?" Asya menggaruk rambutnya. "Apa bisa kamu normal?" Daka langsung duduk di bangku kayu itu. "Pagi tadi ada perjuangan berat yang harus aku lakukan dan lebih penting dari segalanya!" Daka terkekeh. "Apa?" Asya keheranan. "Radmila! Aku mencari nomor teleponnya!" Daka tersenyum lebar. Asya tersenyum, "Si Abi tdak kasih? Terus kamu dapat?" "Lihat ini!" Daka menunjukkan layar ponsel di tangannya. Asya melihat kalau tertulis nama Radmila

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD