Di tengah malam yang sunyi. Luna berdiri menatap keluar jendela,pakaian putihnya berkibar diterpa angin,rambutnya menjuntai jatuh seperti air. Cahaya bulan menyinari sosok lemahnya,tangannya berlumuran darah akibat lukanya yang terbuka. Pakaian putihnya ini berubah menjadi merah,tapi tidak ada sedikitpun ekspresi kesakitan diwajah cantiknya. [Waktu anda sudah mulai habis,Host] "Kenapa dengan suaramu yang aneh kali ini,AI?" [Sistem yang tidak berguna ini merasa sangat tidak nyaman melihat kondisi anda yang sekarang. Host...Terima kasih sudah menjadi tuan rumah untuk AI selama beberapa tahun ini] [Waktu kematian mulai di hitung mundur!] [10...9...8...] Luna mengalihkan pandangannya ke arah Hans yang tertidur lelap. Kelelahan terpancar jelas di wajah tampan pria

