GDA//23

1088 Words

Lapangan perkemahan di penuhi oleh orang banyak. Kebanyakan adalah gadis-gadis yang sibuk menghias penampilan mereka. Mereka menjadi seperti ini sejak kabar bahwa seorang pebisnis ternama yang muda dan tampan akan datang ke perkemahan mereka. Siapa yang akan melewatkan kesempatan ini untuk menarik perhatian target mereka. Luna dan Cahya di sisi lain baru saja sampai setelah mereka makan siang tadi.   "Mereka semua terlihat seperti ikan-ikan yang siap dipanen,"Ucap Cahya saat memperhatikan para gadis yang bersemangat di sekitarnya. "Menurutku mereka terlihat seperti cacing kepanasan...." Luna disamping langsung berkata dengan nada menghina. "Begitukah? Siapa sih yang mau melewatkan bertemu dengan pria tampan yang sukses,kecuali aku yang sudah keburu dimiliki  dan..." Cahya melirik Luna

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD