Aku tidak melihat Kris sejak tadi, biasanya dia sudah datang 15 menit sebelum jam kerja, tapi ini sudah tepat jam 7.30, aku masih belum melihat batang hidungnya. Apa dia sedang marah padaku? Tapi marah padaku tidak akan membuatnya sampai tidak masuk kerja juga bukan? Aku menghela nafas, percuma memikirkan hal yang tidak akan aku temukan jawabannya. Mungkin saja ada beberapa hal yang terjadi di luar sana sampai Kris datang telat begini. "Harumi, Krisdramayanti di mana?" tanya salah seorang rekan setimku dan Kris. Aku menggeleng ringan. "Tidak tau, Kak." "Ah baiklah. Nanti kalau dia datang tolong bilang untuk menemui ketua tim ya. Kenapa anak itu bisa terlambat datang pagi ini?" Kakak itu menghela nafas. Aku mengangguk. "Baik Kak." Aku mulai membuka laptop, bekerja. Sudah 30 menit ber

