Chapter 27

952 Words

*** Keesokan harinya, orang suruhan Kak Sean benar-benar muncul di loft milikku, bahkan sebelum pagi menjelang. “Kalian tidak bisa, ya? Datang setelah aku pulang kuliah? Aku harus mengajukan ijin terlebih dulu pada dosenku.” Aku menggerutu sebal melihat dua orang pria parlente, memperkenalkan dirinya sebagai anak buah Kak Sean “Maaf, Nona. Tapi kami diperintahkan oleh tuan, untuk membawa Nona kembali ke tanah Air secepatnya,” jawab salah satu dari mereka dengan sopan. “Lalu bagaimana dengan kuliahku? Sebentar lagi aku akan sidang skripsi,” terangku tak terima. “Itu bisa Nona bicarakan dengan Tuan nanti. Kami hanya menjalankan perintah beliau saja.” Sekali lagi, aku pun mendesah kesal mendengar penuturan mereka, yang membuatku galau. Masalahnya, aku benar-benar sudah tinggal selangka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD