“ KELUAR.” Ucapan it uterus saja di ucapkan oleh Alula, namun semua yang ada di dalam justru tidak ada yang keluar. Mereka terus menenangkan Alula yang terus saja memberontak ketika Aksa akan memeluknya. Bahkan kekuatan yang Alula miliki bisa mendorong Aksa sampai dia terjatuh dan terpentuk kursi. “ La… tante mohon la. Lula ngga boleh begini. Lula harus tenang la. Tante tahu ini sulit untuk Lula terima, tapi Allah lebih tahu apa yang terbaik untuk atuk.” “ Kalian benar-benar ngga peduli sama Lula sampai kalian tega menyembunyikan hal ini dari Lula. Kalian sudah buat Lula menjadi orang jahat lagi, kalian membiarkan Lula selamat dengan harus menanggung perasaan ini lagi.” Ungkapnya sambil memukuli dadanya yang langsung sakit. “ Ngga la, kita melakukan ini karena kita peduli sama kamu. Ki

